Selasa, 26 Maret 2013

PBB Jadi Parpol Ke 11 di Pemilu 2014

Komisi Pemilihan Umum (KPU)  memasukkan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai parpol ke-11 setelah Pengadilan Tata Usaha Negara memutuskan soal keikutsertaan Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Pemilu 2014.
"Komisi Pemilihan Umum juga menindaklanjuti putusan Pengadilan Tata Usaha Negara dengan menerbitkan SK nomor 142 tahun 2013 tentang penetapan PBB sebagai peserta Pemilu 2014," kata ketua KPU Husni Kamil Manik dalam jumpa pers di KPU, jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (18/3/2013).

"KPU mempertimbangkan hak dari partai yang berkeinginan menjadi peserta Pemilu dan memenuhi syarat sebagaimana peraturan perundangan dimana salah satu lembaga yang diberi kewenangan semua syarat itu adalah lembaga peradilan," lanjutnya.

Atas putusan ini KPU akan menyampaikan kepada pemohon maupun parpol yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014.

Sumber : http://news.detik.com/read/2013/03/18/140848/2196827/10/kpu-loloskan-pbb-sebagai-peserta-pemilu-2014%20%28diakses%2018/03/2013,%2016:39


Sabtu, 09 Maret 2013

Pemilu 2014

Ketua Komisi Pemilihan Umum, Husni Kamil Manik, telah mentapkan tanggal  9 April 2014  sebagai Hari Pemungutan Suara, pada launching Tahapan penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2014, dengan secara simbolis menekan sirine dan membuka selubung kain bertuliskan "9 April 2014".

Hal ini dikatakan Ketua KPU berdasarkan amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD), (Pasal 4 ayat 5) Tahapan penyelenggaraan Pemilu paling lambat 22 (dua puluh dua) bulan sebelum hari pemungutan suara, dan "Semoga Pemilu 2014 menjadi Pemilu yang paling berkualitas dan paling berhasil dalam sejarah Pemilu di Indonesia"

sumber : http://mediacenter.kpu.go.id/berita/1325-launching-tahapan-pemilu-kpu-tetapkan-pemungutan-suara-9-april-2014-.html
---


Selasa, 05 Maret 2013

Data dan Fakta hasil pilgub Jabar 2013

Data dan fakta pada rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2013 :

Hasil Pilgub Jabar 2013
Berikut keunggulan suara masing-masing calon di 26 Kabupaten / Kota se Jawa Barat,

Pasangan calon nomor urut 1, Dikdik Muliana Arief Mansur – Cecep Nana Suryana Toyib,
memperoleh suara tertingginya di Kota Bandung, dengan mendapatkan suara sebesar 29.599, namun perolehan tersebut tetap di posisi paling buncit dari lima pasangan calon lainnya dan sedangkan perolehan terendahnya di Kota Banjar yang hanya 1.688 suara saja.

Pasangan calon nomor urut 2, Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin (Yance) – Tatang Farhanul Hakim,
hanya unggul di Kabupaten Indramayu dengan 483.334 suara (54,45 persen), sebagai tuan rumah dia unggul jauh dari pasangan calon lainnya, sedangkan suara terendahnya di peroleh di Kota Sukabumi, yang hanya 11.200 suara.
Pasangan yang diusung Partai Golkar ini, akhirnya menempati urutan ke 4 dalama perolehan suara se-Jawa Barat.

Pasangan calon nomor urut 3, Dede Yusuf Macan Effendi – Lex Laksamana Zaenal Lan,
Juga menempati posisi ke 3 hasil rekapitulasi penghitungan suara KPU Jabar, karena hanya unggul di 4 (Empat) Kabupaten / Kota yaitu :
1 Kab. Cianjur  331.116
suara
33,86 persen,
2 Kab. Ciamis  269.283
suara
30,33 persen,
3 Kab. Sumedang  198.633
suara
31,50 persen,
4 Kab. Purwakarta  138.874
suara
33,49 persen,

Pasangan calon nomor urut 4, Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar
Yang telah ditetapkan KPU Jabar sebagai pemenang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013, mendapatkan suara terbanyak dari 4 calon pasangan lainnya, dengan unggul di 15 (Lima belas) Kabupaten / Kota, antara lain :
1 Kab. Bogor 710.321
suara
35,27 persen,
2 Kab. Bandung  543.151
suara
34,35 persen,
3 Kab. Sukabumi  480.974
suara
46,28 persen,
4 Kab. Garut  411.184
suara
36,26 persen,
5 Kota Bandung  372.865
suara
32,45 persen,
6 Kab. Tasikmalaya  324.184
suara
37,62 persen,
7 Kab. Bandung Barat  285.715
suara
36,31 persen,
8 Kota Bekasi  285.687
suara
37,39 persen,
9 Kota Depok  225.955
suara
33,62 persen,
10 Kab. Kuningan  180.670
suara
33,83 persen,
11 Kota Bogor  166.109
suara
37,88 persen,
12 Kota Tasikmalaya  153.332
suara
44,72 persen,
13 Kota Cimahi  92.293
suara
36,25 persen,
14 Kota Sukabumi  73.319
suara
45,76 persen,
15 Kota Banjar  33.051
suara
32,91 persen,

Pasangan nomor urut 5, Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki
berada di urutan ke 2 hasil penghitungan suara KPU Jabar dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013, dengan unggul di 6 (Enam) Kabupaten / Kota, yaitu :
1 Kab. Karawang  388.426
suara
39,02 persen,
2 Kab. Cirebon  376.709
suara
50,28 persen,
3 Kab. Bekasi  343.532
suara
36,27 persen,
4 Kab. Majalengka  339.039
suara
40,06 persen,
5 Kab. Subang  220.374
suara
28,43 persen,
6 Kota Cirebon  49.381
suara
32,64 persen,


Hasil Rapat Pleno KPU Jabar

Penandatanganan Berita Acara Hasil Rekapitulasi suara Pilgub 
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 hasil pemungutan suara yang telah dilaksanakan Minggu 24 Februari lalu, diikuti seluruh Komisioner KPU Jabar dan 26 KPU kab/kota, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat dan komisioner lainnya di Aula Sekretariat KPU Jabar Jl. Garut No. 11 Bandung, minggu (3/3)
Rapat pleno dilanjutkan dengan penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi (KPU) Jawa Barat, setelah secara bergiliran seluruh KPU kab/kota se-Jawa Barat membuka kotak dokumen hasil penghitungan suara Pilgub di kab/kota masing-masing untuk diumumkan, kemudian berita acaranya diserahkan kepada Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat selaku pimpinan rapat pleno.

Pasangan Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar (No urut 4), yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Bulan Bintang (PBB), mendapatkan suara terbanyak dengan perolehan : 6.515.313 suara (32,39 persen) dari jumlah seluruh surat suara yang sah 20.115.423.
Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar unggul di 15 kabupaten/kota dari 26 kab/kota di Jawa Barat.

Sementara pasangan calon nomor urut 5, Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), berada di posisi ke-2 dengan perolehan suara sebanyak : 5.714.997 suara (28,41 persen), pasangan ini unggul di 6 kab/kota

Posisi ke-3 dalam perolehan suara diraih pasangan calon nomor urut 3, Dede Yusuf Macan Effendi – Lex Laksamana Zaenal Lan, yang diusung Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dengan memperoleh : 5.077.522 suara (25 persen) unggul di 4 kab/kota.

Posisi ke-4 diraih pasangan calon nomor urut 2 dari Partai Golongan Karya (Golkar), Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin (Yance) – Tatang Farhanul Hakim, dengan memperoleh : 2.448.358 suara (12,17 persen) yang hanya unggul di Kab. Indramayu.

Posisi ke-5 diraih pasangan calon perseorangan, Dikdik Muliana Arief Mansur – Cecep Nana Suryana Toyib, dengan memperoleh 359.233 suara (1,79 persen).

Hadir menyaksikan jalannya rapat pleno adalah para saksi dari 5 pasangan calon, pimpinan partai politik pengusung pasangan calon, pejabat Polda Jabar dan Polrestabes Bandung, Anggota KPU Korwil Jawa Barat, Lembaga Pemantau Pemilu Independen, JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilu Rakyat), para anggota DPRD Jawa Barat serta ratusan tamu undangan dan wartawan dari berbagai media massa.